MUSRENBANG KELURAHAN KOTA TEGAL 2018 PDF Print E-mail
Written by Lestari   
Friday, 02 February 2018 13:28

    Musrenbang Kelurahan telah diselenggarakan mulai tanggal 22 Februari 2018 sampai dengan 1 Februari 2018 bertempat di 27 Kelurahan Kota Tegal dan dihadiri oleh perwakilan dari Kecamatan, Lurah, SKPD terkait, LPMK dan ketua RT/RW, warga atau tokoh masyarakat sekitar. Sebagai nasumber mendatangkan OPD terkai.
    Musrenbang kelurahan adalah forum dialog antara pemerintah dengan pemangku kepentingan dari usulan, kebijakan, peraturan, atau program pembangunan. Dalam musrenbang kelurahan, pemerintah kelurahan dan warga berembug dalam menyusun program tahunan di kelurahan, musrenbang kelurahan menjadi media dialog dan penyepakatan penyusunan program dan kegiatan pembangunan di wilayah kelurahan. Musrenbang Kelurahan merupakan proses musyawarah masyarakat tentang pembangunan di lingkungan Kelurahan yang di laksanakan guna untuk mendapatkan suatu kesepakatan di antara masyarakat di setiap daerah yang akan di adakan pembangunan. Forum ini melibatkan  masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka, dalam proses pembangunan yang akan di laksanakan tentang bagaimana yang seharusnya di lakukan pemerintah serta sebaliknya yang harus di lakukan masyarakat dalam pembangunan yang akan di laksanakan. 
    Ada beberapa usulan yang menjadi catatan penting dalam musrenbang kelurahan Kota Tegal diantaranya usulan balai RW/Pos PAUD yang merupakan lahan/tanah milik warga yang dihibahkan dibuktikan dengan surat serah terima/surat pelepasan hak tanah warga yang dihibahkan. Usulan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mengacu pada Data Base RTLH dan Basis Data Terpadu (BDT) yang dimiliki oleh dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tegal. Usulan Bantuan Sosial (BANSOS) dan Hibah harus melalui proposal lengkap (RAB,gambar,foto) disampaikan paling lambat 24 Februari 2018. Usulan mebeuler Posyandu masuk ke usulan non fisik dan diakomodir di kelurahan melalui kegiatan pengadaan mebeuler sedangkan peralatan posyandu masuk di usulan non fisik pada dinas kesehatan. Usulan program APIK hanya diprioritaskan untuk kawasan yang berada pada SK Kumuh, untuk pembangunan/ pemeliharaan gorong-gorong dengan lebar < 40cm, pembangunan /pemeliharaan jalan lingkungan (pavingnisasi dengan gorong-gorong di tengah jalan lingkungan) lengan lebar sampai dengan 2,5 m, penerangan jalan lingkungan hanya pengadaan tiang, kabel, lampu sedangkan daya listrik dari swadaya masyarakat, usulan RTLH penerima bantuan merupakan data yang terdapat pada data base RTLH, dan adanya pengadaan gerobak/becak sampah. Musrenbang Kelurahan ini selanjutnya menjadi acuan Pemerintah Kota Tegal untuk pembangunan baik Pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik, karena merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan dalam membangun kota Tegal untuk menjadi lebih maju.

Last Updated on Friday, 09 February 2018 06:24
 
SOSIALISASI LOMBA KREATIVITAS DAN INOVASI MASYARAKAT ( KRENOVA ) TINGKAT KOTA TEGAL TAHUN 2018 PDF Print E-mail
Written by Lestari   
Tuesday, 30 January 2018 13:23


  Bappeda Kota Tegal melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan mengadakan sosialisasi lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) pada hari selasa 30 Januari 2018 jam 09.00 di Ruang Rapat Lantai 2 Setda Kota Tegal. Dibuka oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kota Tegal Bapak Kelik Haryono, S. Pi dan dihadiri oleh Kelurahan se-Kota Tegal, perwakilan dari SMA/SMK Kota Tegal, dan Wartekkel Kota Tegal.
    Sejalan dengan pelaksanaan kegiatan pembangunan daerah kabupaten /kota, maka pemerintah kabupaten/kota dituntut untuk lebih memberdayakan dan membudayakan masyarakat melalui peningkatan kreativitas dan inovasi IPTEK pada berbagai tingkat sosial kemasyarakatan yang berbasis sumber daya lokal, guna meningkatkan daya saing masyarakatan yang berbasis sumber daya lokal, guna meningkatkan daya saing masyarakat dan meningkatkan produk unggulan IPTEK pada daerah masing-masing.

    Pembangunan ekonomi secara berkelanjutan yang bersaing dengan era globalisasi dan perdagangan bebas menuntut masyarakat ikut berperan aktif dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi teknologi. Dalam penerapannya dapat membangkitkan kepedulian masyarakat terhadap manfaat IPTEK bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam semua segi kehidupan. Melalui lomba kreativitas dan inovasi masyarakat (KRENOVA) dimaksudkan untuk memberikan perhargaan kepada masyarakat Kota Tegal baik secara individu maupan kelompok yang telah berhasil sebagai penggali, penemu atau pengembang di bidang IPTEK dan secara nyata berhasil memajukan teknologi menerapkan, menguji, dan membuktikan kemanfaatannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

    Kegiatan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (INOVASI) Kota Tegal Tahun 2018 ini mencakup : 

1. Sosialisasi Panduan KRENOVA 30 - 31 JAnuari 2018
2. Pengumpulan Dokumen Usulan Lomba 01 s/d 28 Februari 2018
3. Seleksi Administrasi dan Subtansi 01 s/d 09 Maret 2018

4. Kunjungan Lapangan oleh Tim Juri Lomba KRENOVA 12 - 23 Maret

    2018 
5. Evaluasi dan Penilaian Pemenang Lomba KRENOVA 26 - 28 Maret 2018
6. Penentuan Pemenang Lomba KRENOVA Tingkat Kota Tegal 2 April 2018
7. Pemberitahuan Pemenang Lomba KRENOVA Tingkat Kota Tegal Tahun
    2018 pada tanggal 05 April 2018 
8. Penyusunan usulan lomba KRENOVA ke Tingkat Provinsi Jateng pada 
     bulan April 2018
9. Penyerahan Penghargaan dan uang Pembinaan oleh Walikota Tegal 
    akan dijadwalkan kemudian.  


    Untuk kategori bidang penghargaan diantaranya bidang agribisnis dan pangan, bidang energi, bidang kehutanan dan lingkungan hidup, bidang kelautan dan perikanan, bidang kesehatan, obat-obatan dan kosmetik, bidang pendidikan, bidang rekayasa dan manufaktur, bidang kerajianan dan industri rumah tangga, dan bidang sosial. Melalui lomba ini diharapkan dapat menghasilkan teknologi baru yang kreatif dan inovatif serta mempunyai daya saing, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat. Lomba ini juga ikut berperan dalam menjembatani antara penyedia teknologi dengan pihak yang membutuhkan teknologi (pengusaha), dan diharapkan dapat memanfaatkan sumberdaya yang ada serta mampu memanfaatkan sumber daya lainnya seperti barang/bahan yang sudah tidak terpakai (limbah) di sekitar kita maupun sumber daya terbarukan dapat diambil manfaatnya dengan baik untuk pemenuhan kehidupan masyarakat. 


Download Brosur disini 

Download buku panduan krenova disini


Last Updated on Friday, 09 February 2018 06:19
 
Rapat Koordinasi BKPRD Tahun 2018 PDF Print E-mail
Written by Lestari   
Friday, 26 January 2018 10:30
     Pada hari kamis tanggal 25 Januari 2018 pukul 09.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Bappeda Kota Tegal diadakan rapat koordinasi mengenai Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD). Dibuka oleh kepala Bapppeda Kota Tegal dan dihadiri oleh segenap Tim BKPRD Kota Tegal. 
     Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) merupakan sebuah instrumen yang sangat penting atau vital terhadap jalannya proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) pada sebuah Kabupaten/Kota sampai dengan penetapan Perdanya. Oleh karena itu BKPRD mempunyai ruang lingkup terhadap perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang. Penetapan Peraturan Daerah Kota Tegal Nomor 4 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Kota Tegal 2011 - 2031 pada aspek pengendalian pemanfaatan ruang menjadi hal yang masih perlu penguatan baik secara kelembagaannya maupun implementasinya. Dalam acara rapat koordinasi BKPRD ini terdapat pembahasan draft revisi mengenai peraturan daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tegal Tahun 2011 -2031.

     Dalam rangka mewujudkan terlaksananya penataan ruang yang serasi, selaras, seimbang dan terpadu maka perlu langkah-langkah yang dapat mensinergiskan penataan ruang di daerah. Revisi RTRW tahun 2011-2031 ini dilakukan dengan pembahasan secara bersama dan perubahannya dilakukan secara kajian. Beberapa kajian pola ruang yang telah dilaksanakan untuk lebih diperhatikan pelaksanaanya diantaranya terkait Ruang Terbuka Hijau pada luasan sport center yang sejauh ini telah diakomodir dengan baik, untuk kelurahan debong lor perlu di tambahkan RTH, kawasan waterfront city kecamatan Tegal Timur perlu dibuat RTH. Mengenai kawasan permukiman juga perlu di kaji ulang diantaranya pada kampung tirang kelurahan Tegalsari agar diubah menjadi kawasan permukiman, sebagian lahan sawah pada kelurahan slerok perlu diubah menjadi kawasan permukiman selain itu kepastian pola ruang keberadaan bangunan pendidikan dikawasan industri kelurahan panggung dan banyaknya perumahan yang masih berada diatas saluran perlu dilakukan penertiban.


Last Updated on Friday, 09 February 2018 06:21
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 4 of 10